Sabtu, 19 Juli 2014

Masyrakat Kabupaten Kubu Raya Tolak Alfa Mart.

Penolakan  Pemberian Izin dan Operasinal Alfamart di Kubu Raya
Sungai Raya mengalami geliat perekonomian yang terus meningkat perumahan dan rencana berdirinya mal of borneo di kubu Raya yang merupakan Mal terbesar di kalimantan barat, serta berkembangnya perumahan yang di kembangkan oleh developer menjadi fakta investasi di kubu raya mengalami peningkatan sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan kota pontianak dan jumlah penduduk terbesar setelah kota pontianak menjadi pangsa pasar yang cukup di lirik dalam berinvestasi berbagai sektor.
Namun pembagunan dan hadir nya investasi dalam suatu daerah harus berkeadilan terutama terhadap masyarakat lokal seperti para pedagang kaki lima ( PKL ) Pedangan  Kecil Menegah dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang telah terbukti mampu menopang ekonomi, peningkatan pendapatan dan pemberdayaan PKL (Pedangan Kaki Lima) pedangan kecil menegah dan UKM harus terdepan dalam sebuah pembagunan daerah bukan malah di bunuh dengan menghadirkan investasi yang dapat mengusur pendapatan pedangan kecil kalau mimang ingin membuktikan hadirnya pemerintah kabupaten kubu raya mesti di berikan pembinaan dan dukungan  sebagai bukti hadir nya pemerintah kabupaten kubu raya.
Usaha-usaha ini ( Pedangan Kaki Lima, pedangan Menengah. Usaha kecil Menengah sembako dan mini market/swalayan lokal   ) lahir dan tumbuh karena ketidak mampuan pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja, disisi lain fakta membuktikan bahwa usaha-usaha ini mampu menjadi penggerak roda ekonomi kerakyatan. Belum adanya revitalisasi pasar tardisonal semakin jelas ketidak berpihakan pemerintah kabupaten kubu raya terhadap para pedangang kecil, Alfa mart yang telah siap beroperasi berada di jl transkalimantan sungai ambawang. Jl adisucipto dan jl ayani dua samping gedung DPRD KKR.di jalan raya desa kapur  adalah bukti nyata kebijakan pemerintah kabupaten kubu raya yang berpihak ke para pemilik modal yang besar
Alfa Mart Di Kubu Raya ancaman terhadap  Pedangan Kecil Menengah dan swalayan dan minimarket lokal.
Satu raksasa ritel di atas  swalayan alfamart berdiri di sungai raya ibu kota kabupaten kubu raya dan berdasarkan rencana bisininya juga akan berdiri di kubu raya karena izin  di berikan oleh pemerintak kabupaten kubu raya kehadiran alfamart yang merupakan ritel raksasa di indonesia akan membunuh keberadaan  Dan mengurangi pendapatan PKL  pendapatan pedangan Kecil menegah dan UKM karena masyrakat tidak akan lagi belanja di toko-toko dan warung kecil. PKL dan pedangan kecil menegah serta menimarket-minimarket lokal. karena alfa mart menyediakan semua kebutuhan kita dengan harga yang lebih murah dan buka 24 jam.
Di lihak dari sejarah pertumbuhan Alfamart luar biasa. Saat ini sudah mencapai lebih dari 2.779 gerai seindonesia, seperti hendak mengimbangi pertumbuhan jumlah gerai Indomaret – pesaing utamanya – yang juga tumbuh pesat. Sejak dirintis 1988, kini jaringan Indomaret mencapai 3.134 gerai.
Sebenarnya selain Alfamart dan Indomaret masih banyak pemain minimarket lain. Sebut saja Circle K, Starmart, Yomart, AMPM, dan beberapa nama lainnya (termasuk pemain lokal). Namun, yang tampak di mata masyarakat adalah adu kuat antara Alfamart dan Indomaret. Maklum, kedua merek minimarket ini sangat agresif menggarap pasar hingga ke kawasan perumahan. Saking ketatnya bersaing, mereka seperti tak peduli dengan kedekatan lokasi toko. Dalam radius 10 meter, gampang sekali dijumpai toko Alfamart berhadapan dengan Indomaret. Malahan, di beberapa tempat ada satu gerai Indomaret diapit dua Alfamart. Boleh jadi ini jurus Alfamart untuk menekan Indomaret yang rata-rata gerainya lebih luas dibanding Alfamart.
Indomaret pun tak mau kalah set dari Alfamart. Tak puas dengan 3.134 gerainya, tahun ini Indomaret berencana menambah sekitar 900 gerai lagi. Target itu mengalami kenaikan lebih- kurang 250 gerai dibanding tahun 2008 yang penambahan gerainya berkisar 650 toko. Mulai dari aceh hingga keseluruh indonesia. Berdasarkan data yng di sampaikan ke publik tahun ini total gerai akan menjadi 4.000 an toko. Kami buka di Palembang dan Bali, jaringan minimarket Indomaret. Saat ini gerai Indomaret di Bali mencapai 50 toko dan di Medan 42 toko.  adalah pionir di kedua wilayah itu.
Alfamart bertekad meningkatkan porsi waralabanya dari 23 % menjadi 30 %, sehingga member peluang lebih besar pada investor untuk membesarkan Alfamart hingga ke pelosok indonesia termasuk kota pontianak
Keberdaan alfamart di berbagai kota di indonesia banyak di tolak dari bergai kalangan baik itu mahasiswa persatuan PKL, Pedagang Kecil, pedangan Menegah, dan para pelaku Usaha Kecil Menegah seperti di kota lubuklinggau. Lombok Timur, Pekan baru Riau, kabupaten Palelawan, Toraja, kutai timur, Toraja Utara, kota Bone,  bahkan ada yang sampai di segel oleh mahasiswa, dan pedangang kecil.
Tentu ada alasan mengapa seluruh mahasiswa, pedangan kecil menegah di indonesia menolak keberadaan  satu ritel raksasa tersebut jelas akan membunuh pelaku usaha kecil dan menengah. Sebab, secara kapital dua raksasa ritel itu memiliki modal yang sangat besar yang tidak mungkin dapat disaingi para pedagang kaki limaTerlebih, kedua ritel akan buka di hampir setiap kelurahan dan jelas akan menjadi ancaman serius bagi pengusaha kecil dan menengah.
Kebijakan Di daerah lain di indonesia , saat ini terjadi penolakan terhadap keberadaan ritel raksasa tersebut ( Alfa Mart ) ada kepala daerahnya yang mengambil kebijakan melarang masuknya kedua ritel tersebut ke daerahnya karena akan mematikan usaha kecil dan menengah. Akan menguntungkan pengusaha luar di satu sisi keberadaan mereka membunuh pedangan kecil dan kehadiran dua ritel raksasa ini bertentangan dengan azaz kemamuran dan ada hegemoni pengusaan dalam pasar swalayan dan minimarket
Tapi, kok justeru pemerintah kubu raya menerima izin pendirian alfa mart dan indomart.
Tak ada kata lain bupati kubu raya harus segera mencabut izin keduanya, karena saya khawatir gelombang penolakan dan reaksi masyarakat di kubu raya sama dengan berbagai daerah di indonesia
Melihat uraian di atas Kami menyatatakan sikap dan mengajak masyarakat, PKL, Pedangan Kecil Menengah, dan UKM Kubu raya untuk menolak waralaba raksasa ini berdiri dan beroperasional
1.      Meminta bupati kubu raya Meninjau Ulang dan memberhentikan  Izin Operasinal alfamart Di kubu raya.
2.      Meminta Pemerintah kubu raya  untuk mengudang semua para pedangang PKL, serta pelaku UKM di kubu raya untuk sama-sama  berdiskusi tentang kehadiran tentang hadirnya Alfamart di Kubu Raya.
3.      Mengajak semua pelaku usaha sembako. Minimarket, swalayan dan warung-warung sembako di seluruk kubu raya untuk bersatu untuk menolak beroperasinya AlfaMart di kubu raya.
GERAKAN RAKYAT KUBU RAYA MENOLAK

ALFA MART
Asosiasi Petani Karet Kubu Raya
lingkar Pemuda Kubu Raya 
Asosiasi Pedangan Kaki Lima dan UMKM Kabupaten Kubu Raya 
MPO Himpunan Mahasiswa Kubu Raya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar