Penolakan Pemberian Izin dan Operasinal Alfamart di Kubu
Raya
Sungai Raya mengalami geliat perekonomian yang terus meningkat perumahan
dan rencana berdirinya mal of borneo di kubu Raya yang merupakan Mal terbesar
di kalimantan barat, serta berkembangnya perumahan yang di kembangkan oleh
developer menjadi fakta investasi di kubu raya mengalami peningkatan sebagai
kabupaten yang berbatasan langsung dengan kota pontianak dan jumlah penduduk
terbesar setelah kota pontianak menjadi pangsa pasar yang cukup di lirik dalam
berinvestasi berbagai sektor.
Namun pembagunan dan hadir nya investasi dalam suatu daerah harus
berkeadilan terutama terhadap masyarakat lokal seperti para pedagang kaki lima
( PKL ) Pedangan Kecil Menegah dan Usaha
Kecil Menengah (UKM) yang telah terbukti mampu menopang ekonomi, peningkatan
pendapatan dan pemberdayaan PKL (Pedangan Kaki Lima) pedangan kecil menegah dan
UKM harus terdepan dalam sebuah pembagunan daerah bukan malah di bunuh dengan
menghadirkan investasi yang dapat mengusur pendapatan pedangan kecil kalau
mimang ingin membuktikan hadirnya pemerintah kabupaten kubu raya mesti di
berikan pembinaan dan dukungan sebagai
bukti hadir nya pemerintah kabupaten kubu raya.
Usaha-usaha ini ( Pedangan Kaki Lima, pedangan Menengah. Usaha kecil
Menengah sembako dan mini market/swalayan lokal ) lahir dan tumbuh karena ketidak mampuan
pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja, disisi lain fakta membuktikan bahwa
usaha-usaha ini mampu menjadi penggerak roda ekonomi kerakyatan. Belum adanya
revitalisasi pasar tardisonal semakin jelas ketidak berpihakan pemerintah
kabupaten kubu raya terhadap para pedangang kecil, Alfa mart yang telah siap beroperasi
berada di jl transkalimantan sungai ambawang. Jl adisucipto dan jl ayani dua
samping gedung DPRD KKR.di jalan raya desa kapur adalah bukti nyata kebijakan pemerintah
kabupaten kubu raya yang berpihak ke para pemilik modal yang besar
Alfa Mart Di Kubu Raya
ancaman terhadap Pedangan Kecil Menengah
dan swalayan dan minimarket lokal.
Satu raksasa ritel di atas swalayan alfamart berdiri di sungai raya ibu
kota kabupaten kubu raya dan berdasarkan rencana bisininya juga akan berdiri di
kubu raya karena izin di berikan oleh
pemerintak kabupaten kubu raya kehadiran alfamart yang merupakan ritel raksasa
di indonesia akan membunuh keberadaan
Dan mengurangi pendapatan PKL
pendapatan pedangan Kecil menegah dan UKM karena masyrakat tidak akan
lagi belanja di toko-toko dan warung kecil. PKL dan pedangan kecil menegah
serta menimarket-minimarket lokal. karena alfa mart menyediakan semua kebutuhan
kita dengan harga yang lebih murah dan buka 24 jam.
Di lihak dari sejarah pertumbuhan
Alfamart luar biasa. Saat ini sudah mencapai lebih dari 2.779 gerai seindonesia, seperti hendak mengimbangi pertumbuhan jumlah gerai
Indomaret – pesaing utamanya – yang juga tumbuh pesat. Sejak dirintis 1988,
kini jaringan Indomaret mencapai 3.134 gerai.
Sebenarnya selain Alfamart dan
Indomaret masih banyak pemain minimarket lain. Sebut saja Circle K, Starmart,
Yomart, AMPM, dan beberapa nama lainnya (termasuk pemain lokal). Namun, yang
tampak di mata masyarakat adalah adu kuat antara Alfamart dan Indomaret.
Maklum, kedua merek minimarket ini sangat agresif menggarap pasar hingga ke
kawasan perumahan. Saking ketatnya bersaing, mereka seperti tak peduli dengan
kedekatan lokasi toko. Dalam radius 10 meter, gampang sekali dijumpai toko
Alfamart berhadapan dengan Indomaret. Malahan, di beberapa tempat ada satu
gerai Indomaret diapit dua Alfamart. Boleh jadi ini jurus Alfamart untuk menekan
Indomaret yang rata-rata gerainya lebih luas dibanding Alfamart.
Indomaret pun tak mau kalah set dari
Alfamart. Tak puas dengan 3.134 gerainya, tahun ini Indomaret berencana
menambah sekitar 900 gerai lagi. Target itu mengalami kenaikan lebih- kurang
250 gerai dibanding tahun 2008 yang penambahan gerainya berkisar 650 toko. Mulai dari aceh hingga keseluruh indonesia. Berdasarkan data yng di sampaikan ke publik tahun ini
total gerai akan menjadi 4.000 an toko. Kami buka di Palembang dan Bali, jaringan
minimarket Indomaret. Saat ini gerai Indomaret di Bali mencapai 50 toko dan di
Medan 42 toko. adalah pionir di kedua
wilayah itu.
Alfamart bertekad meningkatkan porsi
waralabanya dari 23 % menjadi 30 %, sehingga member peluang lebih besar pada
investor untuk membesarkan Alfamart hingga ke pelosok indonesia termasuk kota pontianak
Keberdaan alfamart di berbagai
kota di indonesia banyak di tolak dari bergai kalangan baik itu mahasiswa
persatuan PKL, Pedagang Kecil, pedangan Menegah, dan para pelaku Usaha Kecil
Menegah seperti di kota lubuklinggau. Lombok Timur, Pekan baru Riau, kabupaten
Palelawan, Toraja, kutai timur, Toraja Utara, kota Bone, bahkan ada yang sampai di segel oleh mahasiswa,
dan pedangang kecil.
Tentu ada alasan mengapa seluruh
mahasiswa, pedangan kecil menegah di indonesia menolak keberadaan satu ritel raksasa tersebut jelas akan
membunuh pelaku usaha kecil dan menengah. Sebab, secara kapital dua raksasa
ritel itu memiliki modal yang sangat besar yang tidak mungkin dapat disaingi
para pedagang kaki limaTerlebih, kedua ritel akan buka di hampir setiap
kelurahan dan jelas akan menjadi ancaman serius bagi pengusaha kecil dan
menengah.
Kebijakan Di daerah lain di
indonesia , saat ini terjadi penolakan terhadap keberadaan ritel raksasa
tersebut ( Alfa Mart ) ada kepala daerahnya yang mengambil kebijakan melarang
masuknya kedua ritel tersebut ke daerahnya karena akan mematikan usaha kecil dan
menengah. Akan menguntungkan pengusaha luar di satu sisi keberadaan mereka
membunuh pedangan kecil dan kehadiran dua ritel raksasa ini bertentangan dengan
azaz kemamuran dan ada hegemoni pengusaan dalam pasar swalayan dan minimarket
Tapi, kok justeru pemerintah kubu
raya menerima izin pendirian alfa mart dan indomart.
Tak ada kata lain bupati kubu raya harus segera mencabut izin keduanya, karena saya khawatir gelombang penolakan dan reaksi masyarakat di kubu raya sama dengan berbagai daerah di indonesia
Tak ada kata lain bupati kubu raya harus segera mencabut izin keduanya, karena saya khawatir gelombang penolakan dan reaksi masyarakat di kubu raya sama dengan berbagai daerah di indonesia
Melihat uraian di atas Kami
menyatatakan sikap dan mengajak masyarakat, PKL, Pedangan Kecil Menengah, dan UKM
Kubu raya untuk menolak waralaba raksasa ini berdiri dan beroperasional
1.
Meminta bupati kubu raya Meninjau Ulang
dan memberhentikan Izin Operasinal
alfamart Di kubu raya.
2.
Meminta Pemerintah kubu raya untuk mengudang semua para pedangang PKL, serta
pelaku UKM di kubu raya untuk sama-sama
berdiskusi tentang kehadiran tentang hadirnya Alfamart di Kubu Raya.
3.
Mengajak semua pelaku usaha sembako.
Minimarket, swalayan dan warung-warung sembako di seluruk kubu raya untuk bersatu
untuk menolak beroperasinya AlfaMart di kubu raya.
GERAKAN
RAKYAT KUBU RAYA MENOLAK
ALFA MART
Asosiasi Petani Karet Kubu Raya
lingkar Pemuda Kubu Raya
Asosiasi Pedangan Kaki Lima dan UMKM Kabupaten Kubu Raya
MPO Himpunan Mahasiswa Kubu Raya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar