Rabu, 11 Maret 2015

Dongkrak Ekonomi Desa Dengan Beri Keuntungan Petani


Pemeritah joko widodo Jusuk Kalla dinilai harus segera inovasi kebijakan terutama sector pertanian mengingat ekonomi global yang tidak menguntungkan dari sintemen global seperti harga komoditas yang jatuh dan krisis eropa yang belum selesai
Menurut senior Governe advisor center for Aagricultur Policy Studies (CAPS) HS Dillon Inovasi tersebut untuk mengatasi penurunan produktifitas degradasi lingkungan dan peingkatan kesenjangan social
Dillon menjelskan salah satu inovasi yang harus di lakukan adalah menguatakan sector pertanian dengan memeberikan keuntungan kepada para petani “pertanian harus memebrikan keuntungan sebesar besarnya bari para petani karena mereka yang akan menjadi “steward” bagi lingkungan hidup dengan hal ni maka konsep smalholder bisa di terapkan karena inovasi teknologi yang tepat guna dan tepat sasaran sesuai lokasi dan karakteristik lahan selain itu degan damapak lingkungan yang cendrung rendah karena masih mengadopsi kearifan lokal dan teknologi serta manjmeen lahan sesuai kondisi lokal Ujar Dillon di garand sahid Jakarta Senin 9/3/2015
Selain Itu pemerintah Jokowi JK juga Harus mengedepankan reformasi agrarian sebagai tonggak pembagaunan yang tidak pernah di jalankan oleh pemerintah sebelu nya “dengan menaruh reforma agrarian sebagai tonggak pembagunan dapat mempertahankan asset pertanian dan sumber daya alam untuk kepetingan masyarakat lokal hal itu juga memberikan dan memperbesar akses petani miskin pada tanah pertanian dan meniakan peran masyrakat adat jelas Dillon
Sementara itu pemerhati pembagunan desa prabowo menjelaskan pentingnya memberikan peranan petani serta masyrakat lokal lebih besar karena telah terjadi ketimpngan aset tanah.
Berdasarkan sensus pertanian 2013 1,6 persen dari kelompok pemilik tanah yagn berlahan luas telah menguasai dari separuh lahan yang telah tercatat secara nasional
“ketimpngana aset tanah hampir mencapai dua kali dibandingkan dengan ketimpangan konsumsi dan telah meningkat lebih cepat selama 40 tahun terahir ini berdasrakn sensus pertanian 2013 1,6 persen dari kelompok pemilik tanah yang berlahan luas telah menguasai dari separuh lahan yang telah tercatat secara nasional Kata Prabowo

Karena itu menurut prabowo perlu keseimbangan serta desentralisasi kebiajakn ekonomi pertanian sebagai arah perekonomian Jokowi JK terutama dalam hal pembagunan desa harus di kembalikan “kondisi small open economy harus di anggap permanen masyarakat pemeliharaan keseimbangan ekonomi antara sector demi menjaga konsistensi growth.poverty,dan equity desentralisasi perencanaan dan kebijakan ekonomi pertanian pembatasan ekpansi lahan untuk perkebunan land grabbing melainkan produktifitas lahan yang ada serta focus kepada kualitas pertumbuhan “tutur Prabowo.(putuM/Ahm)  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar