Senin, 19 Januari 2015

Siapkan Pembahasan PERDA Pilkades.

KUBU RAYA. Pemerintah kabupaten kubu raya terus berbenah untuk menghadapi pemilihan kepala desa serentak yang mulai di implmentasikan pada tahun ini 2015 anggota DPRD Kubu raya ali amin mengatakan sejak beberapa waktu lalu anggota parlemen muali bekerja menuyusun serangkai persiapan pembahasan perda pilkades serentak di kubu raya.
Dalam pembahasan perda tentang pilkades nanti politisi gerindra ini menegaskan akan beruapay mengakomodir keterliabtan kuota 30 persen perempuan dalam pemerintahan desa.”nantinya akan kami upayakan menysipkan satu pasal yang mengakomodir keterlibatan 30 % perempuan dalam pemerintahan desa.katanya,
Ali amin menilai keterlibatan perempuan di dalam pemerintahan desa cukup penting karena hingga sekarang masih cukup banyak isu atau kepentingan dalam hal peningkatan kesejahteraan kaum perempuan yang belum optimal di akomodir pemerintah”kami berharap dengan adanya upaya melibatkan perempuan di pemerintahan desa nanti secara tidak langsung bisa meningkatakn motivasi kaum perempuan di dalam meningkatkan skill dan sumber daya manusia yang di miliki sehingga bisa berkontribusi besar dalam memperbaiki kinerja pemerintahan desa.paparnya.
Sementara itu kepala badan pemberdayaan masyrakat dan pemerinatahn desa (BPMPD) Kabupaten kubu raya sudiono supiyantojuga mentakan belum lama ini pihak nya terus melakukan koordinasi dengan sejunmlah pihak untuk mempersiapkan pelaksaan pemilihan kepala desa serentak di kabupaten kubu raya.
Belum lama ini kami juga telah melakukan rancangan pengajuan perda tentang pilkades serentak nanti akan kami bahas bersama dengan pihak eksekutif dan legislatif di kubu raya  “ katanya
Kendati di nilai sebagai salah satu agenda besar namun sudiono menegaskan pelaksanaan pemilihan pilkades serentak buanlah hal mudah untuk mendukung suksesnya pelaksaan pilkades tersebut, dia mengaku akan merangkul semua stakeholder terkiat termasuk dari kalangan akademisi dalam membahas pengajuan peraturan daerah tentang pilkades.
Sejak tahun 2014 hingga januari 2015 terdapat sekitar 34 kepala desa yang telah berahir masa jabatan nya dan sesuia dengan aturan yang ada para kades telah habis masa jabtan nya sementara waktu di gantikan Plt kades yang di wajibkan berasal dari kalangan pegawai negeri sipil
“mengacu kepada undang undang Nomor 6 tahun 2014 Dan PP Nomor 43 tahun 2014 yang mengamanhkan Plt kepala desa sebaiknya mimang dari kalangan PNS Dan kami berupaya agar semua plt kades yang ada di kubu raya berasal dari kalangan PNS Sembari menuggu terpilihnya kades yang baru “ terang nya, seraya mengatakan akan terus mendata jumlah kades yang akan berahir masa jabatanya hingga di lakukannya pilkades serentak di kubu raya.
Di tanya kapan mulai pilkades serentak sudiono mengatakan jika smeua persiapan termasuk perda tentang pilkades segera rampung di bahas tidak menutup kemungkinan awal november 2015 mendtang pihak nya sudah bisa melakukan pilkades serentak di kubu raya.

Meskipun di sebut serentak namun smeuanya akan kita lakukan selama enam tahun yang di lakukan dalam beberapa tahap jadi setiap dua tahun sekali akan ada pelaksanaan pilkades serentak di kubu raya.pungkas nya (ash) sumber pontianak post senin 19 janusri 2015.

RPJMDesa Ada,Dana Desa Cair.

JAKARTA,Pemerintah Terus melakukan persiapan menjelang pencairan dana desa pertama pada april 2015 salah satu yang di perlukan dalam pelaksaan tersebut adalah program desa yang di selenggarakan oleh alokasi tersebut.
Karena itu kementerian desa pembagunan daerah tertinggal dan tranmigrasi mengimbau agar segera melakukan musyawarah terkait penyusunan rencana pembagunan jangka menengah desa (RPJMDes) dan rencana kerja pemerintah desa (RKPDes).
Menteri desa Marwan Ja,far mengatakan dana desa harus dapat di kelola secara akuntabel dan tepat sasaran dengan begitu kucuran uang tersebut bisa membantu kehidupan kehidupan masyrakat terutama kegaiatn perekonomian menururt dia alokasi itu harus bisa membuat nelayan dan petani lebih sejahtera dan membuat kesejangan antara desa dan kota semakin sempit “karena itu RPJMDes dan RKPDes kami jadikan prasyark parat untuk mengucurkan dana tersebut ungkap nya di jakarta kemarin 18/1/2015
Dengan fokus membangun pertanian perkebunan dan perikanan dia berharap desa bisa menjadi kontributor besar untuk mewujudkan status swasembada pangan pemerintah sudah memberikan target untuk meraih capaian itu dalam ukuran tiga tahun kedepan program tersebut di akui bisa di lakukan melalui pembentukan badan usaha milik desa (BUMDes)
Untuk memastikan pembagunan desa secara aktif marwan juga mengaku bakal mengevaluasi setiap desa melalui melalui fasilitator desa menurut dia pihak nya saat ini masih memperpenjang pekerjaan fasilitator program nasional pemberdayaan masyrakat (PNPM) Mandiri pedesaan, meskipun kontrak para fasilitator tersebut sudah berahir pada tanggal 31 desember 2014” sekita april atau mei 2015 nanti keberadaan keberadaan fasilitator ini di evaluasi secara konferehensip termasuk apakah PNPM Mandiri berhasil atau tidak” terag nya.

Sebagai informasi pemerintah berencana mengalokasi dana sebesar 20 triliun melalui anggaran pendapatn dan belanja negara (APBNP) 2015 Angaran tersebut tengah di bahas DPR pada pertengahan bulan ini jumlah itu di akui mimang masih jauh dari amanat UU Desa Nomor 6 tahun 2014 untuk mengalokasikan RP 1,4 Miliar untuk setiap desa di indonesia.(bil/c10/kim) pontianak post senin 19 juli 2014 

Sabtu, 17 Januari 2015

Kondisi Jalan Desa Di Kabupaten Kubu Raya.

kondisi jalan utama penghubung antar desa di kecamatan kuala mandor B Kabupaten kubu raya

KUBU RAYA, kondisi infrasruktur kabupaten kubu raya terutama di pedesaan sangat memprihatikan, hancurnya jalan ketika musim hujan tentu mengahambat berbagai aktifitas masyarakat desa seperti aktifitas perekonomian anak-anak yang mau pergi sekolah dan kuliah serta aktifitas proses mengajar dan belajar sekolah, sekolah di pedesaan karena ada sebagian guru-guru seperti beberapa SD di sungai ambawang menetap di kota pontianak.
seperti photo jalan di atas adalah jalan utama penghubung desa-desa di kecamatan kuala mandor B untuk bisa sampai ke kota pontianak hancur nya jalan yang tidak jauh dari
kantor kecamatan kuala mandor B ini menambah ongkos teranportasi masyarakat untuk menjalan aktifitas ke kota pontianak karena harus menyeberang sungai pakai motor air dengan cara menaikan sepeda motor nya ke motor air,
jalan di desa madusari kecamatan sungai raya kabupaten kubu raya 
photo kedua adalah gambaran kondisi jalan di desa madusari kecamatan sungai raya kabupaten kubu raya jalan yang menjadi jalan utama masyarakat di desa puguk simpang kanan bengkarek untuk menuju ibu kota kabupaten kubu raya sungai raya ketika jalan ini rusak semua katifitas masyarakat terhenti akses jalan menuju ibu kota kecamatan sungai ambawang yang bisa juga di lewati dari desa durian juga jala nya becek dan putus ketika musin hujan seperti sekarang ini 
photo 3 kondisi jalan di desa bengkarek kecamatan sungai ambawang kabupaten kubu raya 
kondisi parah nya jalan desa di kabupaten kubu raya juga terjadi di desa bengkarek desa paling ujung di kecamatan sungai ambawang ini mengalami kondisi yang sama sehingga aktifitas masyarakat di sana mengalami gangguan dengan kndisi jalan ini.
jalan di atas adalah gambaran singkat tentang kondisi jalan-jalan di desa photo di atas adalah kondisi yang bisa di potret tentu masih banyak desa desa lain nya  di kubu raya yang mengalami kondisi sama ketika musih hujan kalau pun musin kering masyarakat di hadapa dengan debu 

jembatan penghubung antar dusun di desa bengkarek kecamatan sungai ambawang 
jembatan penyeberang ini sedikit bagus di bandingkan dengan beberapa jalan jalan di dusun dusun di desa bengkarek jembatan ini menjadi penghubung antar dusun di desa bengkarek jadi wajar jembatan yang terkenal dengan sebutan terminal ini keberadaan nya sangat penting dan vital sebagai urat nadi penghubung antar kampung kampung.
keberadaan desa desa di atas di lihat dari esgi georafis nya tidak begitu jauh dari ibu kota kalimantan barat kota pontianak tentu ini menjadi keprihatinan kita semua ketika kita berkunjung ke desa. tentu masyrakat ada harapan agar kondisi jalan jalan desa ini ada perbaikan sehingga ketika musim hujan jalan desa ini bisa di lewati dengan nyaman dan aktifitas masyrakat pun bisa berjalan  



Kamis, 15 Januari 2015

Warga Rusak Kantor PT NJP,(Konflik Perkebunan Sawit Di Desa Bengkarek)

PONTIANAK. Warga desa bengkarek kecamatan sungai ambawang kabupaten kubu raya membakar dan merusak kantor PT NJP Tindakan tersebut buntut dari tidak adanya penyelesaian atas penyerobotan lahan seluas 100 hektar dan perusakan tanaman petani yakni nanas pohon sagu da karet,
Kholik kuasa dari 13 orang pemilik 100 hektar lahan mengatakan penyerobotan lahan dan pengrusakan kebun yang di lakukan perusahaan sudah terjadi satu tahun lalu namun ketika warga meminta pertanggungjawaban sampai saat ini perushaan tidak .menrut dia masalah penyerobotan lahan dan pengrusakan itupun pada ahirnya sampai ke DPRD Kubu Raya pada tanggal 2o novemer 2014 di lakukan ediasi anatar perusahaan dan warga yang di fasilitasi DPRD Saat mediasi itu ada empat tuntutan yang harus di pertanggungjawabkan peru tsahaan namun sampai saat ini tuntutan itu tidak itu tidak ada kejelasan katanya, rabu 14/1/2015
Kholik mengatakan empat tuntutan yang di ajukan itu yakni ganti rugi perusakan lahan warga rp 70 juta perhektar mengganti pohon karet yang baru di tanam tapi di rusak sebanyak 30 ribu batang seribu pohon karet siap toreh sebesar 100 ribu perbatang tanaman naas 2000 ribu perbatang.
“pada saat mediasi itu di hadiri dua anggota dewan yakni rahmad dan jauhari dan meneger PT NJP juli Amri dan humas nya mardin serta kade desa bengakrek agus tinus pada pertemuan itu meneger nya bilang hasil pertemuan akan di sampaikan ke atasannya tapi sampai sekarang tuntutan kami tak di akomodir katanya,
Dia menjelaskan tiga minggu usai pertemuan pihak perusahaan menghubungi dan mengajak untuk melakukan sensus ulang lahan milik warga alasan sensus untuk memastikan letak tanah “ternyata hkepada warga yang lahan nya kepada warga yang lahan nya di serobot tapi kami tidak mau lalu pada sabtu malam 10 januari perusahan mengirim pesan singkat agar kasus di delesaikan kepegadilan”ucapnya
Dia menegaskan warga sealu siap apabila perusahaan ingin  kasus nya secara hukum karena pada prinsip nya lahan tersebut mili warag dengan bukti surat surat kepemilikan yang lengkap SKT dan saksi hidup masih ada”tegas nya.
Karena lahan telah di serobot dan rusak lanjut dia kasus tersebut pun telah di laporka ke komisi nasional hak asaasi manusia (KOMNASHAM) Kalimantan barat “kami meinta pemerintah aparat untuk membantu menyelesaikan kasus ini agar perusahaan mengganti rugi apa yang telah di lakukannya di lahan dan kebun warga jangan sampai kasusini  berlarut dan menimbulkan konflik yang lebih besar terang nya.
Dia mengatakan warga berharap pemerintah kabupaten kubu raya tidak tutup mata terhadap kasus yang terjadi warga menjadi korban kebrutalan perusaah perusahaan sawit “pemerintah harus memberi sanksi tegas kepada perusahaan yang telah terbukti melakukan pelanggaran..pintanya. kholik pun memastikan akan segera melaporkan kasus penyerobotan dan pengrusakan kebun warga tersebut kepada pihak kepolisian “hari ini (kemarin) saya sudah buat laporan ke polresta pontianak tapi oleh kepolisian di minta untuk membuat laporan secara tertulis sekarang lagi disiapakn dalam waktu dekat laporan akan saya serahkan “ terang nya. Sumber pontianak post kamis 15 januari 2014


Senin, 12 Januari 2015

Sungai Kakap Di Tetapkan Sebagai Desa Pariwisata

Pontianak Tribun Co.Id.Camat Sungai Kakap Suhari Mengatakan dinas pariwisata dan kebudayaan kalimantan barat telah menetapk desa sungai kakap menjadi desa pariwisata lantaran memiliki potensi pariwisata.
di antara potensi di kecamatan sugai kakap adalah pekan budaya robo robo yang di gelar setahun sekali yang banyak di kunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri.
"pada acara robo robo kemarin ada wisatawan dari australia berkunjung ke kakap untuk melihat ritual perayaan robo robo yang di lakukan di kakap ujar suhari selasa 6/1/2015 
ia menambahkan wisatawan seperti brunai darussalam malaysia bahkan taiwan dan kores selatan menueurt nya untuk manrik turis dattang kesungai kakap tentu harus di dukung dengan infrasruktur" saat ini jalan propensi yang menghubungkan antara sungai kakap dan kota pontianak kondisinya sangat memprihatikan ada beberapa titik yang mengalami kerusakan lantaran tidak sesuai dengan bobot kendaraan yang melintas" Ujar nya.
ia mengahrapakn pembagunan jalan di kubu raya dapat di tingkatkan sehingga rencana pembagunan sungai kakap menjadi tujuan wisata bisa segera di maksimalkan..